Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta, Gumur Pasir Terlangka di Indonesia

Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta, Gumur Pasir Terlangka di Indonesia¬†–¬†Bantul merupakan salah satu kabupaten di Yogyakarta yang memiliki ragam wisata mulai dari wisata alam, wisata budaya, dan juga wisata kuliner.

Sebagai kabupaten yang menghadap langsung ke samudra Hindia, Bantul memiliki beragam pantai yang kerap dikunjungi wisatawan seperti Parangtritis. Selain Parangtritis sejumlah destinasi wisata emnarik lain juga dapat Anda temui di kabupaten Bantul ini. Salah satunya adalah Gumuk Pasir Parangkusumo.

Gumuk pasir parangkusumo adalah lokasi wisata yang memiliki keunikan berbeda dari tempat wisata yang lain. Dari definisinya, Gumuk Pasir adalah salah satu bentang yaitu pasir yang menumpuk dalam jumlah yang besar yang proses pembentukannya dipengaruhi angin.

Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta merupakan kejadian alam yang unik. Meskipun lebih dikenal sebagai Gumuk Pasir Parangkusumo namun gumuk pasair ini juga dikenal sebagai Gumuk Pasir Barchan. Barchan ditujukan pada tipe gumuk pasir ini yaitu memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 15 menter. Tipe barchan ini terjadi karena erupsi merapi yang bawa oleh sungai Opak dan sungai Progo yang bermuara di pantai selatan. Selnajutnya pasir-pasir tersebut mengendap dan angina dari samudera Hindia mengukir bentuk pasir tersebut.

Berdasarkan perbedaan iklimnya, gumuk pasir bisa di klasifikasikan menjadi hummock dunes, parabolic dunes, arid dan semi-arid. Gumuk membusut (hummock dunes) dan gumuk parabolik (parabolic dunes) dijumpai pada iklim basah. Sedangkan pada iklim kering dan semi kering (arid dan semi-arid) akan lebih banyak ditemukan gumuk pasri barchan. Sedikitnya terdapat di tiga negara di Asia Tenggara yang memiliki coastal dunes yaitu Filipina (La Paz Sand Dunes), Vietnam (Mui Ne Sand Dunes), dan Indonesia. Di sepanjang selatan Pulau Jawa terdapat beberapa gumuk pasir, namun pembentukan yang sangat siginifikan berada di Yogyakarta.

Dari tipe barchans inilah yang menjadikan Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta menarik dan langka karena gumuk pasir parangkusumo seharusnya di iklim kering atau bahkan tidak terbentuk akan tetapi berada di iklim tropika basah. Tipe Barchan merupakan gundukan pasir yang sangat bisa dilakukan untuk sandboarding. Berseluncur di atas pasir tentu menjadi keunikan tersendiri bagi pengunjung. dengan menyewa papan seluncur Rp. 70.000 Anda bisa berseluncur menuruni gumuk pasir langka ini.

Gumuk Parang Kusumo tidak hanya asyik dilakukan sandboarding atau sekedar berwisata, gumuk apsir ini merupakan lokasi pembuatan video klip group band Letto dan penyanyi internasional kebanggan Indonesia, Agnezmo, pernah melakukan syuting video klip di gumuk pasir parangkusumo ini. Selain itu, lokasi Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta ini juga sering dibuat untuk photoshoot dan foto prewedding.

Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta ini tidak memiliki jam operasioal atau pengunjung bisa mengunjungi kapan saja 24 jam. Untuk tiket masuk area gumuk pasir dikenai harga Rp. 4000, dan biaya parkir kendaraan bermotor Rp. 2000. Untuk mengunjungi kawasan ini sebaiknya Anda datang pada pagi hari atau sore hari. Karena siang hari panas terik di gumuk pasir ini layaknya gurun sahara yang super panas. Selamat berlibur 

About the author

DK Transport Jogja selalu berinovasi dan tumbuh dengan kritik dan saran dari pelanggan dan support penuh dari para investor menjadikan perusahaan ini selalu berkembang dan ingin menjadi perusahaan Tour dan Travel terbesar yang ada di Yogyakarta bahkan Indonesia. Kami memberanikan diri untuk selalu melakukan perubahan, pengembangan dan inovasi baik dari segi management, kualitas armada, profesionalisme dan kualitas produk yang kami berikan.

Leave a Reply

0818635846